Meski perpolitikan nasional telah berlalu, kriminalisasi terhadap ajaran Islam, simbol-simbol Islam, ulama dan para aktifitis Islam mas...
Meski perpolitikan nasional telah berlalu, kriminalisasi terhadap ajaran Islam, simbol-simbol Islam, ulama dan para aktifitis Islam masih saja berlangsung. Rupanya sentimen anti Islam ini tidak hanya terjadi saat pemilu saja, namun masih berlanjut hingga rezim dua periode ini.
Para ulama khawatir jika rezim ini terus mengkriminalisasi ulama, ajaran islam dan aktifis dakwah, negeri ini akan ditimpa banyak musibah. Sudah saatnya rezim menyadari bahwa sikapnya yang memusuhi Ulama dan Asatidz bisa membuat negeri ini jauh dari rahmat Allah.
Termasuk yang sedang dialami KH Heru Elyasa, Ulama Aswaja Mojokerto. Beliau sedang menjalani ujian, karena dakwah yang beliau lakukan, amar makruf nahi munkar, beliau ditahan oleh aparat penegak hukum setempat.
KH. Asrofi dan Ulama Aswaja Banyuwangi, menyerukan kepada aparat penegakkan hukum, untuk menghentikan penahanan terhadap Kyai Heru Elyasa.
Beliau bukanlah musuh negara, tetapi dakwah yang beliau lakukan bukti kecintaannya pada negeri ini, untuk kebaikan negeri ini. Beliau ingin menyelamatkan negeri ini dari rongrongan orang-orang yang haus kekuasaan dan nikmat dunia. Melalui majelis taklim yang beliau asuh, menyadarkan masyarakat agar menjadi manusia yang berkontribusi untuk pembangunan negeri ini bukan menjadi perusak negara.
Dan KH. Asrofi juga mengajak masyarakat memberikan doa dan dukungan kepada KH. Heru Elyasa agar tetap sabar serta istiqomah dalam dakwah Syariah dan Khilafah.
COMMENTS