CATATAN AWAL TAHUN : ANTARA FAKTA DAN IDEALISME, MENYONGSONG PERUBAHAN MASA DEPAN

Tahun 2020 menjadi tahun yang berbeda dari tahun – tahun sebelumnya, ketika pandemi Covid 19 hadir dan menimpa hampir di seluruh...


Tahun 2020 menjadi tahun yang berbeda dari tahun – tahun sebelumnya, ketika pandemi Covid 19 hadir dan menimpa hampir di seluruh penjuru dunia. Berbagai macam problematika pun turut bermunculan seiring kegagalan sistem kapitalisme dalam menangani wabah. Di Indonesia sejak awal kemunculan pandemi Covid 19 justru negara bersikap abai dan cenderung untuk meremehkan. 
Kebijakan – kebijakan yang dibuat justru tidak didasarkan pada keselamatan nyawa rakyat, namun justru pada ekonomi.
Masih teringat jelas bagaimana RUU Omnibus Law disahkan menjadi UU Omnibus Law dengan sistem kebut semalam bahkan dilaksanakan pada hari libur. 

Seolah ini adalah untuk ditunaikannya janji – janji semasa masa kampanye. Meski penolakan muncul dari berbagai elemen masyaakat, namun RUU itu tetap disahkan. Sementara itu,  dalam bidang ekonomi yang sejak awal menjadi prioritas justru juga mengalami kegagalan. PHK massal, disahkannya UU Omnibus law, ancaman resesi menjadi nyata. Umat yang jengah akan berbagai persoalan seolah tidak punya harapan lagi. Umat dihadapkan dengan pilihan menerima fakta dari ridho atau justru harus mempunyai idealisme yang tinggi di tahun 2021. 

Oleh karena itu Komunitas Literasi Sejarah Islam mengadakan diskusi dengan tema “Catatan Awal Tahun : Antara Fakta Dan Idelaisme, Menyongsong Perubahan Masa Depan”. Acara ini dilaksakan secara daring melalui platform Youtube dan Zoom dengan dihadiri ratusan netizen diberbagai penjuru negeri (Ahad, 03 Januari 2020)

Pemateri pertama diawali oleh Ahmad Rusydan Utomo, Ph. D sebagai pakar biologi molekuler lulusan Harvard Medical School memaparkan materi tentang pandemi Covid19. Beliau menegaskan bahwa Covid19 ibarat Nabi Nuh yang membangun kapal di atas pegunungan yang membuat masyarakat kala itu tak percaya terjadinya banjir, sehingga virus covid19 yang memiliki angka kematian 23% membuat masyarakat menyepelekan namun penyebaran virus covid19 yang sangat berbahaya. Beliau berharap bahwa setelah adanya vaksin diharapkan masyarakat tetap patuh 3M dan pemerintah juga tetap menerapkan 3T. “Untuk bisa membangun solusi maka pemerintah harus membangun kepercayaan dan kerjasama dengan masyarakat, kita berada dalam 1 kapal jika ada masalah pada seseorang dalam kapal maka semuanya akan menanggung masalah tersebut” statement akhir beliau.
KH Nadjamuddin Ramly sebagai wakil ketua Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah (Perlindungan Praktek Keberagamaan) beliau memaparkan tentang sejarah dari negeri ini yang ditopang oleh umat islam, yang sekarang dilupakan oleh para pejabat negara menanggap islam sebagai anti pancasila intoleran dan radikal. Kondisi Umat islam dinegeri ini tidak ada sama sekali perlindungan terhadap praktek keagamaanya terlihat jelas dari statement para pejabat serta kebijakan kebijakannya yang menyudutkan Islam contohnya tentang pembubaran ormas yang tanpa proses peradilan. 2020 adalah hari kegelapan dalam negeri ini yang katanya negeri demokrasi,Beliau memberikan solusi “jika menegakkan hukum tegakkan seadil adilnya, jika masih menganggap keputusan bersama lebih tinggi dari pada konsitusi maka tidak akan ada keadilan dinegeri ini” tegas beliau diakhir statemennya. 

Muhammad Hatta, S.E., M. Si sebagai pemerhati Ekonomi Islam, beliau memaparkan kondisi perekonomian Indonesia dalam 20 tahun kebelakang dimana masih saja mengalami keterpurukan ditambah dengan hutang yang terus bertambah. “Pada tahun 2021 jika negeri ni masih dengan tata kelola Kapitalisme walaupun merombak berbagai cara apapun maka akan selalu muncul kerusakan dan tidak akan pernah merdeka secara perekonomian di negeri ini.” Tegas Beliau.

Ahmad Khozinudin sebagai Advokat Muslim  beliau menjelaskan tentang konsepsi negara hukum. Beliau memaparkan bahwa konsepsi negara hukum tidak akan ditemui sistem hukum diluar islam, hukum itu adalah produk politik norma yang mengatur hukum dari kaum kapitalis sehingga  aturan selalu dibuat dengan kepentingan, penguasa akan bertindak represif karena bisa merubah norma hukum sekendak hatinya untuk melegitimasi kekuasaan. Sementara dalam islam seorang kholifah atau rakyat, taat bukan karena hukum buatan khalifah atau rakyat namun ketaatan penuh pada wahyu Allah, khalifah mentabbani Undang Undang bukan untuk menciptakan hukum tetapi hanya menginstinbat dalil untuk mengatur umat dalam ketaatan dan menghukum orang yang tidak melakasanakan perintah Allah. Pesan beliau “ tak perlu takut tindakan represif, tetap berdakwah tetap berjuang tak perlu takut karena berdakwah adalah hak konstitusional dan juga mengkritik pemerintah juga diatur secara konstitusional sebagai bagian dari kemerdekaan berserikat berkumpul dan menyampaikan pendapat”.  “Kita dorong negeri ini menerapkan syariat islam berdasarkan Alquran dan Sunnah karena norma yang berasal dari wahyu Allah adalah norma yang akan menjaga negara tetap dalam negara hukum”  tegas beliau diakhir. 

H M Ismail Yusanto, M.M sebagai cendekiawan muslim memberikan kesimpulan dan solusi terhadap catatan untuk awal tahun yaitu bahwa tidak ada kemuliaan kecuali dengan islam, sosisalis sudah runtuh, sedangkan kapitalis sudah menampakkan kerusakannya. Tidak ada islam kecuali dengan syariah walaupun banyak permusuhan terhadap pengemban syariah kaffah dengan istilah radikalisme. Islam adalah agama yang membingkai pemahanan, pemahanan membingkai amal, amal membingkai risalah, risalah ditegakkan akan membentuk rahma. Tidak ada penerapan syariat secara kaffah kecuali dalam naungan Khilafah, dan tidak ada penerapan daulah khilafah tanpa dakwah secara istiqomah. 

COMMENTS

Nama

Berita Internasional,8,Berita Nasional,66,Berita Viral,57,Kabar Asia,66,Kabar Australia,2,Kabar WIB,64,Kabar WIT,2,Kabar WITA,2,LBH Pelita Umat,3,Multaqo Ulama,4,Nasrudin Joha,17,Opini,49,Ustadz Felix Siauw,1,
ltr
item
Kabare Rakyat: CATATAN AWAL TAHUN : ANTARA FAKTA DAN IDEALISME, MENYONGSONG PERUBAHAN MASA DEPAN
CATATAN AWAL TAHUN : ANTARA FAKTA DAN IDEALISME, MENYONGSONG PERUBAHAN MASA DEPAN
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhaT0hteiEoXk-yrAYrF-o7jzuWZ51DdSU_sXb-raMzj1xj3fNGna9jEVQcVLVwcP7XY7dG8tlDb9ak85Lhid2J31rEJUoeanPSt9PkHnRY6OO_GQVCaxwwi3VOiO5j7Bx_T0pd9LL5Zi58/s1600/1609719251881686-0.png
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhaT0hteiEoXk-yrAYrF-o7jzuWZ51DdSU_sXb-raMzj1xj3fNGna9jEVQcVLVwcP7XY7dG8tlDb9ak85Lhid2J31rEJUoeanPSt9PkHnRY6OO_GQVCaxwwi3VOiO5j7Bx_T0pd9LL5Zi58/s72-c/1609719251881686-0.png
Kabare Rakyat
https://www.kabarerakyat.com/2021/01/catatan-awal-tahun-antara-fakta-dan.html
https://www.kabarerakyat.com/
https://www.kabarerakyat.com/
https://www.kabarerakyat.com/2021/01/catatan-awal-tahun-antara-fakta-dan.html
true
588417684420110485
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy