Sedih, marah, kesel, bingung, semua campur jadi satu. Dilihat dari manapun tetep biadab kejadian itu Dimana letak kemanusiaan yang memb...
Sedih, marah, kesel, bingung, semua campur jadi satu. Dilihat dari manapun tetep biadab kejadian itu
Dimana letak kemanusiaan yang membedakan kita dengan hewan? Ataukah kebencian sudah mennguapkan habis rasa cinta, rasa kasih, dan kelembutan?
Bagi media yang sering menstigmatisasi Islam itu radikal, Islam itu keras, Islam itu layaknya monster. Lihat, bahwa terorisme itu tidak mengenal agama
Tapi kebaikan itu adalah Islam, yang membuka ruang maaf bagi yang tersalah, sebagaimana Allah buka ruang taubat bagi yang berdosa
Namun keadilan harus ditegakkan. Bila tak bertaubat, semoga pelaku diganjar serupa di dunia, lunas di akhirat
Kita doakan, kita senantiasa bisa mengemban dakwah yang mulia, ditengah-tengah media yang menyudutkan kaum Muslim dengan misleading hingga orang membenci kaum Muslim atau takut pada kaum Muslim
Tetap tegak dalam badai, doakan saudara-saudara kita di New Zaeland dan di seluruh dunia. Ini saat yang tepat untuk menunjukkan pada dunia, bahwasanya Islam itulah cinta dan kasih hakiki
Dimana letak kemanusiaan yang membedakan kita dengan hewan? Ataukah kebencian sudah mennguapkan habis rasa cinta, rasa kasih, dan kelembutan?
Bagi media yang sering menstigmatisasi Islam itu radikal, Islam itu keras, Islam itu layaknya monster. Lihat, bahwa terorisme itu tidak mengenal agama
Tapi kebaikan itu adalah Islam, yang membuka ruang maaf bagi yang tersalah, sebagaimana Allah buka ruang taubat bagi yang berdosa
Namun keadilan harus ditegakkan. Bila tak bertaubat, semoga pelaku diganjar serupa di dunia, lunas di akhirat
Kita doakan, kita senantiasa bisa mengemban dakwah yang mulia, ditengah-tengah media yang menyudutkan kaum Muslim dengan misleading hingga orang membenci kaum Muslim atau takut pada kaum Muslim
Tetap tegak dalam badai, doakan saudara-saudara kita di New Zaeland dan di seluruh dunia. Ini saat yang tepat untuk menunjukkan pada dunia, bahwasanya Islam itulah cinta dan kasih hakiki
- Ustadz Felix Siauw

Lanjutkan perjuanganmu wahai media.
BalasHapus