Penembakan terjadi di Masjid Al Noor dan Masjid Linwood sebelum salat Jumat, (15/3/2019). Dikutip dari The Sydney Morning Herald, semant...
Penembakan terjadi di Masjid Al Noor dan Masjid Linwood sebelum salat Jumat, (15/3/2019). Dikutip dari The Sydney Morning Herald, semantara polisi menyakini jumlah korban jiwa sekitar 40 tewas dan 25 kritis.
Namun belum bisa dipastikan jumlah pastinya. Komisaris polisi Mike Bush mengatakan tiga pria dan satu wanita telah ditangkap atas kasus penembakan tersebut. Polisi belum mengetahui apa ada pelaku lain terkait kasus itu.
Pengguna Facebook Brenton Tarrant 9 melakukan siaran langsung penempakan tersebut dengan "Brenton Tarrant live".
Awalnya dia memarkir mobil lalu mengambil senjata serta amunisi di bangku penumpang. Pria tersebut menggunakan topeng saat melakukan penembakan secara brutal. Tampak dia menembak ke seluruh jemaah masjid yang ada di Masjid Al Noor.
Terlihat di pistolnya ada tulisan berwarna putih. Dikutip dari sbs.com, dalam sebuah manifesto pria tersebut bernama Brenton Tarrant yang berusia 28 tahun dan lahir di Australia.
Dia sengaja datang ke Selandia Baru untuk merencakan dan melakukan aksi tersebut. Di manifesto tersebut, pelaku melakukan serangan tersebut karena ingin membalas ribuan orang mati karena penjajah.
"Kita harus memastikan eksistensi masyarakat kita dan masa depan anak-anak berkulit putih," demikian bunyi dari manifesto tersebut.
Dikutip dari Kompas.com, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan, ada enam WNI berada di Masjid Al Noor.
---
Sedih, marah, kesel, bingung, semua campur jadi satu. Dilihat dari manapun tetep biadab kejadian itu
Dimana letak kemanusiaan yang membedakan kita dengan hewan? Ataukah kebencian sudah mennguapkan habis rasa cinta, rasa kasih, dan kelembutan?
Bagi media yang sering menstigmatisasi Islam itu radikal, Islam itu keras, Islam itu layaknya monster. Lihat, bahwa terorisme itu tidak mengenal agama
Tapi kebaikan itu adalah Islam, yang membuka ruang maaf bagi yang tersalah, sebagaimana Allah buka ruang taubat bagi yang berdosa
Namun keadilan harus ditegakkan. Bila tak bertaubat, semoga pelaku diganjar serupa di dunia, lunas di akhirat
Kita doakan, kita senantiasa bisa mengemban dakwah yang mulia, ditengah-tengah media yang menyudutkan kaum Muslim dengan misleading hingga orang membenci kaum Muslim atau takut pada kaum Muslim
Tetap tegak dalam badai, doakan saudara-saudara kita di New Zaeland dan di seluruh dunia. Ini saat yang tepat untuk menunjukkan pada dunia, bahwasanya Islam itulah cinta dan kasih hakiki

COMMENTS