LENGSER KEPRABON ITU PASTI, MEWARISKAN LEGACY KEADILAN ITU BISA SAJA CUMA MIMPI

  Oleh : Nasrudin Joha Tulisan ini secara konteks memang merespons atas batalnya penyelenggaraan Muslim United di Masjid Gede Jojgja...

 

Oleh : Nasrudin Joha

Tulisan ini secara konteks memang merespons atas batalnya penyelenggaraan Muslim United di Masjid Gede Jojgja, dimana Panitia terpaksa 'Pindahan' ke Masjid Jogokariyan. Acara secara umum tetap berjalan lancar (atas izin Allah), namun sikap Jumawa Sultan yang tidak mengizinkan penggunaan Masjid untuk agenda, meskipun segala hal telah disiapkan panitia tentulah sangat disayangkan.

Judul tulisan ini hanyalah pengingat, bahwa jabatan dunia apapun bentuknya pasti akan ditinggalkan. Bahwa benar, seseorang setelah didaulat menjadi raja akan selamanya menjadi raja hingga ajal tiba. Namun, datangnya ajal itu tak menunggu lima tahun sekali, setiap saat ajal bisa menjemput.

Maknanya, lengser keprabon itu bisa terjadi kapan saja, tak terkecuali terhadap raja Jogja. Lengser keprabon karena mangkat, itu bisa lebih cepat dari ritual pemilu, bisa juga lebih lama.

Karenanya, bagi sultan Jogja lengser keprabon itu sebuah kepastian. Sementara, dikenang sebagai raja adil itu belum ada jaminan. Bisa saja sultan mengalami Su'ul Khatimah, jika tidak berusaha konsisten menapaki jalan kebenaran.

Problem sultan tidak saja mewariskan tahta, yang hingga saat ini masih menjadi kemelut tak berkesudahan. Sultan, belum mendapat formula yang manjur untuk mengobati kegundahan bathin sultan, tentang masa depan tahta jogja.

Jika tahta dipaksa digulirkan melawan tradisi, tentu pertentangan akan muncul, terutama dari internal keluarga keraton. Bagi rakyat umum, siapapun yang jadi raja tidak soal, asalkan mampu bertindak adil.

Namun bagi sultan, mewariskan tahta yang adil itu satu perkara. Menitiskan kekuasan sultan pada trah darah, bukan pada trah Nasab, itu juga sebuah perkara.

Perkara menitiskan trah tahta pada garis darah, bukan garis Nasab dimana tradisi mewariskan kekuasan pada jalur laki-laki, selama ini menjadi kemelut hebat di batin sultan. Sementara, mewariskan tahta dan dikenang sebagai raja yang adil, itu juga bukan perkara ringan.

Mengubah tradisi dengan mengeluarkan sabda raja, itu perkara sederhana. Mendapat dukungan dan legitimasi rakyat karena berani 'ngowah-owahi' tradisi itu soal yang super sulit. Bisa jadi, Legacy raja adil berubah menjadi cap Raja licik.

Kecuali, sultan mau berdamai dengan diri dan melepaskan kekuasan melalui mekanisme tradisi. Lengser keprabon kapanpun tak akan ada soal, sultan hanya tinggal fokus mengabdi dan meniti Legacy, menjadi raja yang adil dan dicintai rakyatnya.

Dicintai rakyat, itu tidak mungkin wujud jika sultan berani menerapkan kepemimpinan adigang, adigung, adiguno. Memang benar, sultan telah memberlakukan penghapusan gelar Khalifatullah yang melekat padanya. Namun penghapusan gelar ini, tak menghilangkan syarat bahwa seorang raja itu wajib adil.

Penghilangan gelar ini bisa saja, menjadi pengkondisian awal trah kekuasaan tidak musti diwariskan melalui jalur Nasab, jalur laki-laki, dan mengkonversinya melalui trah darah, jalur anak keturunan (tak wajib lagi laki-laki), hanya saja tindakan ini tidak bisa menjadikan sultan kelak, lengser Keprabon dengan mewariskan Legacy memimpin yang adil.

Kembali penulis ingatkan, siapapun kita kelak akan menghadap Allah. Semua gelar dan jabatan dunia kita tinggalkan. Sebelum ajal menjemput, alangkah elok jika jabatan itu digunakan untuk taat kepada Allah SWT, membela agama Allah dengan melindungi para pengemban agamanya. Bukan sebaliknya, disalahgunakan untuk menghalangi aktivitas dakwah. [].

COMMENTS

Nama

Berita Internasional,8,Berita Nasional,66,Berita Viral,57,Kabar Asia,66,Kabar Australia,2,Kabar WIB,64,Kabar WIT,2,Kabar WITA,2,LBH Pelita Umat,3,Multaqo Ulama,4,Nasrudin Joha,17,Opini,49,Ustadz Felix Siauw,1,
ltr
item
Kabare Rakyat: LENGSER KEPRABON ITU PASTI, MEWARISKAN LEGACY KEADILAN ITU BISA SAJA CUMA MIMPI
LENGSER KEPRABON ITU PASTI, MEWARISKAN LEGACY KEADILAN ITU BISA SAJA CUMA MIMPI
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjs4wZ_WtmMoU_xKynJXfqzTG-XYY5FBMsmkTUWO1HLBBU7-i0zfw-kEMFelRFFG1pN7z7nQSD4TBo0qccwgyILPMvEiyGioz84ZmPKTKEz1-C29zCu8zkwhr45apjxxOecsSjzOiPemEKC/s320/story+9.png
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjs4wZ_WtmMoU_xKynJXfqzTG-XYY5FBMsmkTUWO1HLBBU7-i0zfw-kEMFelRFFG1pN7z7nQSD4TBo0qccwgyILPMvEiyGioz84ZmPKTKEz1-C29zCu8zkwhr45apjxxOecsSjzOiPemEKC/s72-c/story+9.png
Kabare Rakyat
https://www.kabarerakyat.com/2019/10/lengser-keprabon-itu-pasti-mewariskan.html
https://www.kabarerakyat.com/
https://www.kabarerakyat.com/
https://www.kabarerakyat.com/2019/10/lengser-keprabon-itu-pasti-mewariskan.html
true
588417684420110485
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy