REZIM MENEBAR TEROR UMUM KEPADA RAKYAT

Oleh : Nasrudin Joha Pasca penangkapan Ali Baharsyah, Polri menerbitkan telegram untuk melakukan pengawasan sosmed sekaligus m...



Oleh : Nasrudin Joha

Pasca penangkapan Ali Baharsyah, Polri menerbitkan telegram untuk melakukan pengawasan sosmed sekaligus menindak para penghina Jokowi. Pasal penghinaan presiden, meskipun telah dihapus namun teror terhadap para pengkritik Presiden dengan ancaman akan ditangkapi nampaknya menjadi pilihan untuk membungkam para pengkritik Jokowi.

Kegagalan pemerintah dan secara khusus kacaunya penanganan wabah pandemik, membuat para kritikus bersuara. Tak hanya dari kalangan intelektual dan tokoh, masyarakat awam pun mulai ikut bersuara lantang.

Sosial media menjadi corong aspirasi paling efektif. Siapapun yang bersuara, dan suara itu mewakili perasaan dan suasana kebatinan rakyat, sudah pasti suara itu akan viral. 

Umumnya, orang akan melakukan aktivitas like n koment, retweet, share, copas, atau aktivitas distribusi informasi melalui sosial media, jika konten yang diterimanya sejalan dengan pikiran dan perasaannya.

Inilah, nampaknya yang membuat suara kritikan rezim begitu viral, karena suara ini lebih sejalan dengan suasana kebatinan dan perasaan yang menggelayuti benak rakyat. 

Berbeda dengan konten puji-puji Rezim, yang hanya akan beredar dilingkungan para buzzer. Konten seperti ini tak akan viral, karena konten seperti ini tidak mewakili suasana kebatinan dan perasaan rakyat.

Karena itu tidak ada jalan lain, untuk membendung suara kritikan publik, kecuali dengan melakukan represi. Mengancam siapapun yang mengkritisi Jokowi, dengan sejumlah ancaman penangkapan dan penjara.

Kerena uang dan kekuasaan, hanya bisa menyandera media mainstream yang bergerak memang hanya demi uang. Tetapi sosial media, bergerilya justru karena dorongan hati dan perasaan.

Rezim, pasca perlawan hukum dan politik serta Perlawanan opini publik atas "Framing Jahat" kepada Ali Baharsyah, segera mengambil langkah ultimatum. agar tidak muncul Ali Baharsyah Ali Baharsyah lainnya.

Kapolri mengeluarkan telegram, dan rakyat mulai diteror dan ditangkapi.

Polres Metro Jakarta Utara mengamankan seorang driver ojek online berinisial MAA (20) karena diduga menghina Presiden Joko Widodo atau Jokowi. MAA juga dituding menghina Habib Lutfhi bin Yahya di media sosial. (3/4).

Polda Kepulauan Riau menangkap seorang tersangka berinisial WP karena diduga mengunggah komentar bermuatan ujaran kebencian terhadap Presiden Joko Widodo. WP (29) sehari-hari bekerja sebagai buruh harian dan merupakan warga Kota Tanjung Pinang, Kepri. (8/4).

Sebelumnya, ISS Mahasiswa Solo, ditangkap karena dituduh melakukan ujaran kebencian kepada Presiden Joko Widodo karena melakukan kritik melalui media sosial mengenai kebijakan Presiden Jokowi yang lebih mementingkan investasi dibandingkan kondisi rakyatnya. (17/3).

Rezim ini lupa, jika urat takut rakyat sudah putus, tak berguna lagi teror dan ancaman. Membuka 'perang' terbuka kepada rakyat, sama saja mempercepat kejatuhannya.

Kritik bukan dijawab dengan pembungkaman, apalagi penangkapan. Semakin dibungkam, semakin ditangkap, maka suara-suara Perlawanan akan mendapatkan corong-corong dan momentumnya.

Menebar teror umum kepada rakyat, tak akan menimbulkan ketakutan. Justru, rezim ini akan mendapatkan perlawanan umum dari rakyat.

Rakyat, sudah tak peduli lagi dengan ancaman dan penindasan. Rakyat telah mengambil pilihan untuk melawan dan menolak untuk bungkam. [].

COMMENTS

Nama

Berita Internasional,8,Berita Nasional,66,Berita Viral,57,Kabar Asia,66,Kabar Australia,2,Kabar WIB,64,Kabar WIT,2,Kabar WITA,2,LBH Pelita Umat,3,Multaqo Ulama,4,Nasrudin Joha,17,Opini,49,Ustadz Felix Siauw,1,
ltr
item
Kabare Rakyat: REZIM MENEBAR TEROR UMUM KEPADA RAKYAT
REZIM MENEBAR TEROR UMUM KEPADA RAKYAT
https://scontent.fsub8-1.fna.fbcdn.net/v/t1.0-9/83742647_165362858219959_6479866878016618496_n.jpg?_nc_cat=105&_nc_sid=8024bb&_nc_ohc=xqNMFn5SiVAAX9ku9rl&_nc_ht=scontent.fsub8-1.fna&oh=c72c35a99751da9163c6b470b98550bd&oe=5EB1F68D
Kabare Rakyat
https://www.kabarerakyat.com/2020/04/REZIM-MENEBAR-TEROR-UMUM-KEPADA-RAKYAT.html
https://www.kabarerakyat.com/
https://www.kabarerakyat.com/
https://www.kabarerakyat.com/2020/04/REZIM-MENEBAR-TEROR-UMUM-KEPADA-RAKYAT.html
true
588417684420110485
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy