Mencerahkan! Bedah Film JKDN Membuka Cakrawala Baru

  Mencerahkan! Begitu sepenggal kata untuk menggambarkan betapa asyiknya diskusi untuk membedah film JKDN yang viral tersebut. Talk show yan...


 

Mencerahkan! Begitu sepenggal kata untuk menggambarkan betapa asyiknya diskusi untuk membedah film JKDN yang viral tersebut. Talk show yang ditayangkan di Suargo Channel itu menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya.

Prof Fahmi Amhar (Peneliti dan Da'i), KH Thoha Yusuf Zakaria, Lc (Pimpinan Ponpes Al-Ishlah Bondowoso), bung Fajar Kurniawan (Analis Senior PKAD), dan Kang Rahman (Pembina Komunitas Literasi Sejarah Islam) menjadi narasumber utama serta semakin menarik saat Ust Hutri da'i milenial menjadi host nya. Bedah Film tersebut ditonton oleh pemirsa dari berbagai penjuru Indonesia yang menunjukkan antusiasme yang tinggi.

Acara tersebut dibuka dengan tilawah yang jarang sekali ada di acara talk show lainnya. Mencerahkannya acara ini setidaknya didukung oleh dua hal, pertama dari narasumber yang memberikan perspektif dari berbagai sudut. Kedua, tampak sekali suasana keimanan yang tinggi.

"Film JKDN adalah tontonan yang sangat bermutu yang didasarkan pada riset yang cukup panjang dan bisa dipertanggungjawabkan validitasnya". Papar bung Fajar.

Selanjutnya bung Fajar menjelaskan, film didasarkan pada skripsi Nicko Pandawa yang tebal skripsinya 500 hal yang kualitasnya sebanding dengan tesis bahkan disertasi. Artinya, skripsi tersebut berarti telah lolos dari uji akademik secara ketat oleh Dosen pengujinya. Jika ada yang meragukannya berarti telah meragukan kualitas dosennya atau bahkan institusinya.

Dalam pandangan KH Thoha terkait JKDN, beliau mengatakan bahwa memang benar bahwa ada upaya pengaburan dan penguburan jejak khilafah di Nusantara. Bahkan lebih dari itu, upayanya terstruktur, sistematis, dan massif seperti dalam pemilu.

Beliau juga mengatakan, "Khilafah Islamiyah ini, memang banyak sekali orang yang alergi tentang Khilafah tentang Jihad. Inikan ada upaya untuk mendistorsi ajaran ² Islam itu sendiri, padahal Allah telah berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 30. Khalifah itu adalah gelar yang melekat pada penguasa Khilafah, sementara Khilafah itu adalah sistem pemerintahan dalam Islam dan pelaksana syari'at secara Kaffah atau menyeluruh."

Sementara Prof Fahmi dalam dialog tanya jawabnya, menyatakan bahwa hubungan antara sultan di Nusantara ini dengan Daulah Ustmani adalah hubungan struktural walaupun distribusinya tidak merata. Hal ini disebabkan beberapa hal, salah satunya karena luasnya wilayah Daulah dan ada beberapa ekspansi dari luar sehingga tidak bisa maksimal dalam membela Nusantara.

Terakhir, dalam closing Statementnya kang Rahman menyatakan, "Kaum kafir itu saking inginnya leluhur mereka tampak baik tampak mulia itu sampai berbohong. Kenapa? Karena mereka itu tidak ingin masa lalu leluhur mereka diketahui orang lain. Dan ketika Islam berada dalam masa keemasan, namun Inggris dan beberapa negara Eropa saat itu bahkan mandi dan sabun saja belum dikenal."

Kemudian, kang Rahman juga menambahkan bahwa perilaku mereka yang barbar. Kang Rahman mencontohkan, Vasco de Gama itu digambarkan sebagai seorang yang baik, penjelajah padahal faktanya dia adalah seorang pembunuh pembantai kaum muslimin.

"Harusnya kita bangga dengan sejarah kegemilangan Islam, sejarah kejayaan Khilafah. Kenapa kita takut mengakui bahwa Nenek moyang kita adalah para Khulafa', para pelopor kebaikan. Kenapa ?" Pungkasnya.

COMMENTS

Nama

Berita Internasional,8,Berita Nasional,66,Berita Viral,57,Kabar Asia,66,Kabar Australia,2,Kabar WIB,64,Kabar WIT,2,Kabar WITA,2,LBH Pelita Umat,3,Multaqo Ulama,4,Nasrudin Joha,17,Opini,49,Ustadz Felix Siauw,1,
ltr
item
Kabare Rakyat: Mencerahkan! Bedah Film JKDN Membuka Cakrawala Baru
Mencerahkan! Bedah Film JKDN Membuka Cakrawala Baru
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgOBy-sin5n4iLEUN7SxKDWRGq63i-sjFe83deFdsN2G94lkQBVyg-R5MICOq13p_lQgKcFcoK-TxGqQQ7YDcjWqk0Gijc4Bc7bakL0QHayiMFXGgK8JDr5qYY3YbfwbkyBbp70wMhIzNkh/s640/Talkshow+JKDN+1.PNG
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgOBy-sin5n4iLEUN7SxKDWRGq63i-sjFe83deFdsN2G94lkQBVyg-R5MICOq13p_lQgKcFcoK-TxGqQQ7YDcjWqk0Gijc4Bc7bakL0QHayiMFXGgK8JDr5qYY3YbfwbkyBbp70wMhIzNkh/s72-c/Talkshow+JKDN+1.PNG
Kabare Rakyat
https://www.kabarerakyat.com/2020/09/mencerahkan-bedah-film-jkdn-membuka.html
https://www.kabarerakyat.com/
https://www.kabarerakyat.com/
https://www.kabarerakyat.com/2020/09/mencerahkan-bedah-film-jkdn-membuka.html
true
588417684420110485
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy